Pertemanan, Grup Pertemanan

Tanda Circle Pertemananmu Harus di Skip


tanggal post : 06 April 2022
Tanda Circle Pertemananmu Harus di Skip

Punya grup pertemanan rasanya jadi kebutuhan penting di tengah masa pandemi seperti sekarang. Entah buat tempat bekerja sama, saling cerita, atau bahkan bergosip, circle pertemanan ini sudah jadi hal yang seakan wajib kita miliki. Sayangnya, nggak menutup kemungkinan bahwa kita masuk ke sebuah grup yang kurang suportif. Bukannya membawa perubahan positif buat diri kita, interaksi dengan grup tersebut malah bikin kita merasa rendah dan buruk. Nah, coba deh review kesehatan circle pertemananmu dengan beberapa poin di bawah ini.

  • Suka menyalahkan seseorang atau sesuatu

Ketika kita cerita tentang kesulitan yang kita alami dan respons grup malah menyalahkan ke sesuatu yang gak bisa kita kontrol. Kita nggak akan bisa berkembang di grup tersebut.

Misal kita cerita tentang pengalaman pahit yang kita alami dan bukannya memberi saran yang bisa kita lakukan, malah menyalahkan keluarga, lingkungan, sistem pendidikan, sistem kesehatan, kejadian masa lalu, intinya sesuatu yang gak bisa kita kendalikan tanpa menyarankan aksi konkret. Ini red flag pertama.

  • Bergosip tanpa batas

Membicarakan orang lain itu memang asyik. Namun, kalau circle-mu memang hobi bergosip dan agak kelewat batas membicarakan tentang seseorang yakin mereka bisa menjaga cerita yang kamu bagikan? Apalagi kalau ada anggota grup yang membicarakan anggota grup lain dengan nada negatif.

  • Suka melabeli seseorang sebagai “unicorn”

Kalau sebuah circle memandang masalah yang kita alami sebagai masalah one and only in the world dan kita satu-satunya orang yang merasakan hal tersebut, grup tersebut sedang menganggap kita sebagai “unicorn”. Makhluk ajaib yang gak biasa. Sayangnya, ini nggak sehat karena meyakinkan bahwa masalah yang kita alami itu gak bisa diselesaikan.

  • Merasa terbebani

Pertemanan yang toxic akan mendorong kita melakukan sesuatu yang kita merasa enggan untuk melakukannya. Perhatikan juga apakah kita bisa bebas mengungkapkan pendapat atau justru ditekan untuk menuruti “kesepakatan grup”. Ingat-ingat juga apakah effort yang dilakukan dalam grup dilakukan secara seimbang atau hanya kita yang didorong terus memberi. Dalam sebuah grup, seharusnya semuanya berimbang dan adil.

Source:

https://www.mainmain.id/r/13631/4-tanda-kalau-circle-pertemananmu-gak-suportif-dan-harus-dihindari


Artikel Terkait

Viewer : 5 User: