daerah para gangster nongkrong di jepang
tanggal post : 23 October 2015

Dilelang.id Jepang tempat yang terkenal akan teknologi , budaya dan keramahannya , banyak hal yang membuat kita terkagum jika berkunjung ke negara matahari terbit ini . Di jepang ada beberapa daerah yang tidak disarankan untuk tempat wisata anda karena daerah-daerah tersebut berbahaya dan tidak aman yang menjadi tempat nongkrong para gangster .
berikut daerah-daerah di jepang yang perlu anda waspadai jika berkunjung / berwisata ke daerah ini :
SUSUKINOSusukino yang terletak di Chuo-ku, Sapporo, Hokkaido merupakan red-light district yang mulai ada sejak tahun 1871. tempat ini merupakan salah satu gudang prostitusi terbesar di Jepang ,banyak juga didirikan restoran , bar , hotel dan hiburan dewasa lainnya.tentu saja Susukino merupakan tempat yang menarik bagi pada gangster dan pelaku kriminal untuk tinggal dan mengambil keuntungan terhadap orang sekitar dan wisatawan asing.
KABUKICHO
kabukicho berada di salah satu bagian dari Shinjuku dan merupakan salah satu red district terbesar di Jepang.kabukicho juga merupakan salah satu gudang prostitusi terbesar di Jepang yang sering dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara . jika anda masuk ke daerah ini perlu kewaspadaan yang tinggi karena kabukicho daerah para pelaku kriminal .
ROPPONGI
Jika anda berkunjung / wisata ke Roppongi perlu berhati-hati karena di daerah ini banyak sekali imigran dari Afrika yang selalu berbuat onar dan melakukan upaya penipuan, khususnya terhadap orang-orang asing.
UENO
taman ueno berlokasi di tokyo banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara , namun jika anda berkunjung / wisata di taman ueno ini perlu waspada silap mata dompet hilang hehehe. karena di taman ueno merupakan ‘basecamp’ para tunawisma dan tak jarang ada orang-orang jahat yang berlalu-lalang.
KAMAGASAKI
kamagasaki sering dikenal dengan nama Airinchiku , kamagasaki merupakan tempat kumuh di jepang dan juga kamagasaki ini rumah bagi para tuna wisma dan para pekerja kasar yang tidak memiliki tempat tinggal atau alamat jelas. tidak dianjurkan untuk berkunjung ke daerah ini .Diperkirakan ada sekitar 30 ribu orang tanpa identitas jelas mendiami daerah yang memiliki luas sekitar 2000 meter radius dan terus bertambah jumlahnya sejak tahun 2012 kemarin sampai sekarang.