Kepala Batu Bisa di Ubah Menjadi Keju yang Lembut:???


Kepala Batu Bisa di Ubah Menjadi Keju yang Lembut:???

BELI PULSA -Filsuf asa China, Lao Tze pernah berkata; “ Jika kau ingin mengubah takdirmu, ubahlah kebiasaanmu. Jika kau ingin mengubah kebiasaanmu, ubahlah tindakanmu. Jika kau ingin mengubah tindakanmu, ubahlah perkataanmu. Dan jika kau ingin ingin mengubah perkataanmu, ubahlah pola pikirmu.” Inti dari nasehat Lao Tze di atas adalah pola pikir mempengaruhi perkataan, tindakan, kebiasaan bahkan takdir. Sederhananya, perubahan pola pikir mengubah segala yang terkait dengan kehidupan anda. Berdasarkan dari pernyataan tersebut, kami akan memberikan beberapa tips untuk mengubah pola pikir.
 
1. Membaca
Mengapa membaca dikatakan salah satu pengubah pola pikir. Karena apa yang anda baca pada bacaan anda, akan mempengaruhi pola pikir anda. Goetche, filsuf asal Jerman dalam suatu kesempatan menyampaikan; “Beritahu saya buku apa yang anda baca, maka saya akan memberitahu anda orang macam apa anda”. Jalan pemikiran seseorang dapat diketahui dari apa yang ia baca.
Jika yang ia baca hanyalah lini masa twitter dan media sosial lainnya, maka pemikirannya hanya berkutat pada kegiatan-kegiatan temannya pada media sosial tersebut. Sebaliknya, jika ia membaca buku mengenai psikologi, filsafat atau yang bertemakan agama, maka pemikirannya akan bijaksana dan agamais.
 
2. Diskusi
Diskusi yang dimaksud adalah pertukaran informasi secara aktif. Membaca termasuk pada pertukaran informasi secara pasif. Apa yang anda kemudian anda diskusikan dengan teman diskusi anda. Atau sebaliknya, apa yang teman anda baca kemudian anda diskusikan dengannya. Singkatnya, diskusi adalah tindak lanjut dari tahap pertama; membaca. Apa yang anda diskusikan, sangat menentukan kualitas pola pikir anda.
 
3. Menonton
Kualitas tontonan anda tentu berpengaruh pada kualitas pemikiran anda. Karena pola pikir adalah apa yang anda serap terhadap realitas. Sementara tindakan adalah apa yang anda lakukan terhadap realitas berdasarkan pola pikir anda tersebut. Jadi, cermatlah dalam menonton suatu program televisi atau film. Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai cara menilai film bermutu.
 
4. Merenung
Merenung adalah puncak tertinggi dari aktivitas pikiran. Hal itu dikarenakan merenung adalah proses berpikir yang terakhir sebelum anda bertindak dan proses berpikir pertama setelah anda bertindak. Setelah membaca, diskusi dan menonton, usahakan renungkan dahulu apa yang anda serap tersebut dan bagaimana mengaplikasinya pada realitas.
 
Setelah mengaplikasinnya dalam tindakan, renungkan lagi apa yang hasilkan dari tindakan tersebut dan bagaimana agar ke depannya dapat menghasilkan yang lebih baik lagi. Anda juga dapat merenungi realitas, dengan melihat keadaan sekitar seperti aktivitas masyarakat kelas bawah, mendaki gunung atau sekadar menikmati keindahan pantai.

Demikianlah informasi pada halaman ini, semoga dapat bermanfaat untuk anda.



Redaktur oleh Natalia br Barus
Klik Pulsa Murah

Artikel Terkait

Viewer : 24